Kurang Bagus
Biasa Saja
Bagus
Bagus Sekali
Sangat Bagus
 
 
   
  Hubungi Kami:
BALAI PEMANTAUAN PEMANFAATAN
HUTAN PRODUKSI WILAYAH XVIII
d/a Jln. Drs Esau Sesa
Manokwari - Papua Barat
     
   
berita "AYAMFOS" kami bertekad mewujudkan pemanfaatan hutan produksi lestari berkelanjutan di Provinsi Papua Barat..."


PENYEGARAN TENAGA TEKNIS PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI LESATRI WASGANIS-PHPL & GANIS-PHPL
Bertempat di Hotel Soribo Manokwari BPPHP Wilayah XVIII Manokwari telah mengadakan PENYEGARAN TENAGA TEKNIS PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI LESATRI WASGANIS-PHPL & GANIS-PHPL yang di buka oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat. Kegiatan tersebut diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri dari tenaga teknis GANIS-PHPL sebanyak 30 orong dan tenaga teknis WASGANIS-PHPL sebanyak 30 orang berasal dari Dinas Kehutanan Kabupaten/Kota serta Mitra Kerja IUPHHK/IUIPHHK Lingkup Kerja BPPHP Wilayah XVIII Manokwari Provinsi Papua Barat.. Penyegaran Tenaga Teknis dilaksanakan selama 8 (delapan) hari dari tanggal 7 s/d 14 Mei 2009 dengan system pararel dimana pelaksanaan penyegaran tenaga teknis WASGANIS-PHPL dilaksanakan dari tanggal 7 s/d 10 Mei 2009 dan di lanjutkan dengan penyegaran tenaga tekis GANIS-PHPL dari tanggal 10 s/d 14 Mei 2009. Penyegaran tenaga teknis WASGANIS-PHPL dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 7–10 Mei 2009, Materi disampaikan oleh Ir. C.Y. Hans Arwam,MP dari Dishut Prov. Papua Barat, dan pengajar dari BPPHP.XVIII Manokwari. Materi yang diberikan adalah Kebijakan PHPL, Pengenalan Jenis Hasil Hutan, Pengenalan Jenis Cacat Hasil Hutan, Peraturan Pengukuran dan Pengujian Hasil Hutan, Tata Usaha Hasil Hutan dan Iuran Kehutanan dan Kapita Selekta. Penyegaran tenaga teknis GANIS-PHPL dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 10–14 Mei 2009, Materi disampaikan oleh Ir. Elim Kalua Kepala BLK Manokwari, pengajar dari BPPHP.XVIII Manokwari. Materi yang diberikan adalah Kebijakan PHPL, Pengenalan Jenis Hasil Hutan, Pengenalan Jenis Cacat Hasil Hutan, Peraturan Pengukuran dan Pengujian Hasil Hutan, Tata Usaha Hasil Hutan dan Iuran Kehutanan dan Kapita Selekta. Penyegaran tenaga teknis WASGANIS-PHPL & GANIS-PHPL ini dilaksanakan guna memenuhi salah satu persyaratan dalam perpanjang Kartu Penguji (KP) bagi GANIS-PHPL dan Kartu Pengawas Penguji (KPP) bagi WASGANIS-PHPL.


UJI KOMPETENSI
Dinas Kehutanan Kabupaten Sorong bekerja sama dengan BPPHP Wilayah XVIII Manokwari mengadakan Uji Kompetensi GANISPHPL-PKG yang diikuti oleh 15 peserta.


Penataran Iuran Kehutanan dan Sosialisasi Sistem Setoran Referensi 15 Digit
telah diselenggarakan Penataran Iuran Kehutanan dan Sosialisasi Sistem Setoran Referensi 15 Digit bertempat di Billy Jaya Hotel oleh Direktorat Jenderal BPK dan Direktorat Bina Iuran Kehutanan dan Peredaran Hasil Hutan Departemen Kehutanan bekerjasama dengan Bank Mandiri yang dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat di tandai dengan pemukulan tifa sebanyak 5 kali. Kegiatan Penataran Iuran Kehutanan dan Sosialisasi Sistem Setoran Referensi 15 Digit dihadiri oleh 30 0rang dari pejabat penagih yang berasal dari Dinas Kehutanan Kabupaten/Kota se-provinsi Papua Barat dan 30 orang dari wajib bayar dari mitra kerja IUPHHK/IPK. dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi, Kepala BPPHP Wil. XVIII Manokwari. selama 1 hari, adapun materi yang disampaikan yaitu Kebijakan iuran Kehutanan yang disampaikan oleh Ir. Burhan Lakuy dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Penatausahaan Iuran Hasil hutan oleh Ir. M. Samsul Huda Kasubdit PNBP dan Sistem Setoran Referensi 15 Digit yang disampaikan oleh Sri Yudono dari Bank Mandiri. Kegiatan Penataran ini dimaksudkan agar pejabat penagih dan wajib bayar dapat mengetahui lebih jelas tentang kebijakan dan penatausahaan iuran Kehutanan mengenai pengenaan, pemungutan dan Pembayaran PSDH, DR, IIUPH dan Mengerti tata cara penggunaan , serta Dana Bagi Hasil, Sehingga dapat mengoptimalkan penerimaan Negara yang berasal dari sektor kehutanan dan memudahkan dalam penyalurannya.


Peresmian Kantor BPPHP wilayah XVIII Manokwari
Acara peresmian kantor Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi Wilayah XVIII Manokwari telah dilakukan oleh Direktur Jenderal Bina Usaha Kehutanan Kementerian Kehutanan pada tanggal 2 Juli 2011. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh gubernur Papua Barat yang dalam hal ini diwakili oleh staf ahli gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM Bpk. Sawaki dan juga penandatangan prasasti oleh Direktur Jenderal Bina Usaha Kehutanan Ir. Iman Santoso, Msi. Dalam pidato sambutannya, gubernur menyampaikan bahwa sudah menjadi kewajiban BPPHP untuk melaksanakan segala kebijakan yg dikeluarkan oleh pusat. Namun demikian, beliau meminta BPPHP ini hendaknya senantiasa berkoordinasi dengan instansi daerah agar programnya . Sejalan dengan hal tersebut, Dirjen BUK juga menyampaikan bahwa meskipun sebagai Unit Pelaksana Teknis dari pusat, kantor BPPHP dengan segala isinya merupakan bagian dari pembangunan wilayah Papua Barat, sehingga apa yang dilaksanakan kantor BPPHP harus mengikuti kebijakan pembangunan propinsi setempat. Bapak Dirjen BUK juga berharap semoga kantor baru BPPHP XVIII dengan segala fasilitas dan komitmen pemerintah daerah menjadi bagian dari pembangunan wilayah provinsi supaya menjadi salah satu kebanggaan pembangunan provinsi Papua Barat. Papua barat memiliki kearifan lokal yang perlu dilestarikan sebagai kekayaan dan pedoman dalam menerapkan program bidang kehutanan. Semoga dengan diresmikannya kantor BPPHP Wilayah XVIII, dan dengan sumber daya manusia yang ada bisa menjangkau wilayah yang ada dalam rangka memberikan pelayanan dan pembinaan serta menjawab tantangan guna keberhasilan pembangunan kehutanan di provinsi Papua Barat.


Diklat Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (GANISPHPL) Pembinaan Hutan
Bertempat di Billy Jaya Hotel Manokwari, BPPHP Wilayah XVIII Manokwari telah mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (GANISPHPL) Pembinaan Hutan dari tanggal 17 Mei s.d 1 Juni 2011. Diklat ini diikuti oleh 28 orang peserta yang berasal dari Mitra Kerja IUPHHK Lingkup Kerja BPPHP Wilayah XVIII Manokwari Provinsi Papua Barat. Selama kurang lebih dua minggu, peserta menerima materi teori dan praktek di lapangan. Materi yang diajarkan antara lain Kebijakan Sertifikasi PHPL, Kebijakan PHPL, Teknik dan Sistem Silvikultur, Inventarisasi Tegakan Tinggal (ITT), Persemaian/Pembibitan, Penanaman, Pengayaan dan Rehabilitasi Hutan, Pemeliharaan Hutan, serta Perlindungan Hutan. Materi Teknik dan Sistem Silvikultur disampaikan langsung oleh narasumber/tenaga ahli Ir. Tatok Subiantoro, M.Si yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kepegawaian dan Ortala Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Usaha Kehutanan. Diklat GANIS-PHPL ini dilaksanakan guna memenuhi tenaga teknis yang memiliki sertifikasi bidang pembinaan hutan. Penutupan diklat secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan provinsi Papua Barat Ir. Runaweri FH, MM.


Penyegaran GANISPHPL dan WASGANISPHPL Tahun 2014
Bertempat di Billy Jaya Hotel Manokwari, pada tanggal 25 sampai dengan 28 Februari 2014 kegiatan ini diikuti oleh tenaga teknis yang berasal dari IUPHHK dan IPK lingkup provinsi Papua Barat. Sedangkan pengawas tenaga teknis adalah pegawai pada dinas kehutanan kabupaten/kota lingkup Papua Barat yang memiliki kualifikasi sebagai WASGANISPHPL. 2. Jumlah Peserta Penyegaran WAS-GANISPHPL dan GANISPHPL PKB-R tahun 2014 sebanyak 60 orang yang terdiri dari 37 orang untuk WAS-GANISPHPL dan 23 orang untuk GANISPHPL. 5. Secara umum, peserta telah mengikuti seluruh materi pelajaran sebanyak 7 materi pelajaran teori untuk WAS-GANISPGPL dan 6 materi pelajaran untuk GANISPHPL, dengan pengajar / instruktur semua berasal dari BPPHP XVIII Manokwari. Dengan demikian, mereka berhak menerima surat keterangan telah mengikuti kegiatan penyegaran sebagai syarat dalam permohonan perpanjangan kartu. Maksud diselenggarakannya Penyegaran WAS-GANISPHPL dan GANISPHPL PKB-R ini adalah untuk memberikan pengetahuan kembali terhadap WAS-GANISPHPL dan GANISPHPL yang telah habis masa berlaku kartu dan atau yang akan habis masa berlaku, sehingga bisa diangkat kembali dan perpanjangan kartu.


Pendidikan dan Latihan Tenaga Teknis Pemanenan Hutan (GANIS-NENHUT) 2011
Diklat secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan provinsi Papua Barat Ir. Runaweri FH, MM, bertempat di Billy Jaya Hotel yang diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari Unit Manajemen IUPHHK se-Propinsi Papua Barat. Selama 15 hari kalender atau setara dengan 108 jam pelajaran (@ 45 menit) peserta mendapatkan 52 jam pelajaran teori dan 56 jam pelajaran praktek oleh pengajar / instruktur berpengalaman dari Universitas Negeri Papua, Ditjen Bina Usaha Kehutanan, BPPHP Wilayah XVIII, dan Balai Latihan Kehutanan Manokwari. Materi teori yang diajarkan meliputi Kebijakan PHPL; Kebijakan Sertifikasi Tenaga Teknis PHPL; Teknik dan Sistem Silvikultur; Pengenalan Peralatan Pemanenan Hasil Hutan; Penebangan dan Pembagian Batang; Penyaradan, Penimbunan, dan Pengangkutan Kayu; serta Reduce Impact Logging. Sedangkan materi praktek lapangan yang dilaksanakan pada kawasan hutan IUPHHK PT. Megapura Mamberamo Bangun Kabupaten Manokwari antara lain Penebangan dan Pembagian Batang; Penyaradan Penimbunan, dan Pengangkutan Kayu; serta Reduce Impact Logging. Dalam diklat ini seluruh peserta dinyatakan lulus mengikuti diklat tenaga teknis pemanenan hutan. Dengan terselenggaranya diklat ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan tenaga teknis pemanenan hutan yang terlatih dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian hutan.


Penanaman 1 Miliyar Pohon Provinsi Papua Barat
Kegiatan penanaman di Provinsi Papua Barat dilakukan secara serempak di 11 kabupaten/kota. Pusat kegiatan penanaman lingkup Papua Barat berlokasi di Kampung Pasir Putih Distrik Manokwari Selatan kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat. Acara ini di hadiri oleh Gubernur Papua Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Provinsi Papua Barat Bpk. Sawaki , Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Papua Barat Bpk Ir. Hendrik Runaweri, serta Kepala UPT Kementerian Kehutanan Lingkup Provinsi Papua Barat. Selain pejabat di lingkup Pemprov Papua Barat, komandan satuan di jajaran TNI/Polri, kelompok masyarakat, pelajar, pemuda dan warga Kampung Pasir Putih juga ikut dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat menyampaikan bahwa "Program kegiatan menanam pohon dilakukan serentak untuk mendukung program pelestarian lingkungan lahan kritis dan mencegah pemanasan global serta menyediakan oksigen (O2) untuk kehidupan manusia di muka bumi". Jenis bibit tanaman yang ditanam adalah jenis kayu besi/merbau, bintanggor, nyato serta matoa. Melalui kegiatan ini diharapkan semua lapisan masyarakat menyadari akan arti pentingnya pohon untuk kehidupan. Banyak pohon banyak rezeki.


Penyegaran Pengawas Tenaga Teknis PHPL Lingkup Provinsi Papua Barat Tahun 2012
Bertempat di Hotel Niu Aston Manokwari, Penyegaran tersebut telah selesai dilaksanakan selama 4 hari kalender terhitung mulai tanggal 4 - 7 Maret 2012. Peserta yang menghadiri acara Penyegaran Pengawas Tenaga Teknis tahun 2012 sebanyak 30 orang dengan keseluruhan peserta berasal dari Dinas Kehutanan Kabupaten /Kota lingkup Provinsi Papua Barat. Hadir Lengkap dengan rincian WASGANIS-PHPL sebagai berikut : Dinas Kehutanan Kab. Manokwari : 4 orang; Dinas Kehutanan Kab. Sorong : 1 orang; Dinas Kehutanan Kab.Raja Ampat: 4 orang; Dinas Kehutanan Kab. Fakfak: 4 orang; Dinas Kehutanan Kab. T.Wondama: 4 orang; Dinas kehutanan Kab. Kaimana: 5 orang; Dinas Pertanian Kota Sorong : 2 orang; Dinas Kehutanan Kab. Maybrat: 1 orang; Dinas Kehutanan Kab. Tambrauw: 1 orang; BPPHP Wilayah XVIII: 4 orang. Pengajar dan Instruktur pada kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat dan pegawai Balai Pemanfaatan Pemantauan Hutan Produksi Wilayah XVIII Manokwari. Materi yang diajarkan meliputi Kebijakan Pengelolaan Hutan Produksi Lestari, Pengenalan Jenis Hasil Hutan, Pengenalan Cacat Hasil Hutan, Peraturan Pengukuran dan Pengujian Hasil Hutan, Tata Usaha Hasil Hutan dan Iuran Kehutanan, serta Kapita Selekta. Akhir dari penyegaran teknis ini, peserta dibagikan Surat Keterangan Penyegaran sebagai salah satu syarat perpanjangan pengangkatan dan Kartu Wasganis PHPL.


Rapat Anggota APHI KOMDA Papua Barat dan Paparan Kebijakan Pengelolaan Hutan Produksi di Papua Barat
Acara dibuka dengan laporan pengurus APHI Komda Papua Barat yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum APHI. Tujuan kegiatan ini adalah selain memenuhi ketentuan organisasi guna penyesuaian kepengurusan APHI Pusat juga dimanfaatkan sebagai media komunikasi dan koordinasi dengan instansi teknis terkait guna kesepahaman bersama dalam pengelolaan hutan produksi di provinsi Papua Barat. Peserta yang hadir sebanyak 25 pimpinan / perwakilan IUPHHK yang beroperasi di provinsi Papua Barat dan di hadiri para undangan lainnya. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat dan Kepala BPPHP Wilayah XVIII Manokwari. Hadir pula dalam kesempatan ini Direktorat Bina Iuran Kehutanan dan Peredaran Hasil Hutan (BIKPHH) yang diwakili oleh Ir. M. Tauchid, M.M (Kepala Sub Direktorat Peredaran Hasil Hutan) dan Drs. Djoni Gunawan, M.M. (Kepala Seksi Tata Usaha Hasil Hutan Sub Direktorat PHH) serta Direktorat Bina Usaha Hutan Alam (BUHA) yang diwakili oleh Ir. Heru Sukarno, M.MA. (Kepala Sub Direktorat Penilaian Kinerja Usaha Hutan Alam) dan Ir. Sarifudin, M.M. (Kepala Sub Direktorat Penyiapan Pemanfaatan Hutan Alam). Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Ir. F.H. Runaweri, M.M. mengharapkan semua unit manajemen, baik IUPHHK maupun IPHHK dapat bekerja dengan baik dan profesional sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Kebijakan pemerintah daerah Provinsi Papua Barat yang mengatur masalah pembatasan kayu log keluar Papua adalah pencerminan kearifan lokal dan perlu peninjauan ulang guna kebaikan bersama. Paparan Kebijakan Pengelolaan Hutan Produksi di Provinsi Papua Barat Luas kawasan hutan di Provinsi Papua Barat seluas 9,7 juta Ha, dimana terdapat ijin HPH seluas 3,3 Juta Ha. Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat menyampaikan isu strategis kehutanan di Provinsi Papua Barat, antara lain : Luas kawasan hutan yang sangat besar belum diimbangi dengan investasi dibidang kehutanan; Adanya tumpang tindih kehutanan dengan KBNK (perkebunan dan pertambangan); Isu illegal logging, langkah-langkah strategis sudah dilakukan untuk menanggulanginya. Antara lain koordinasi dengan Polda dan pihak terkait lainnya, dan untuk saat ini sedang berjalan; Masalah Hak Adat, merupakan faktor penghambat terbesar dalam peningkatan usaha pemanfaatan hutan produksi. Dengan adanya UU Otsus maka Wilayah Papua ini harus memiliki UU khusus yang mengatur hal tersebut termasuk mengatur Hak Hutan Adat. Sesuai dengan misi Gubernur Papua Barat terpilih nomor 8 yaitu, memajukan masyarakat daerah; Kebijakan Gubernur bahwa Provinsi Papua Barat dicanangkan sebagai Provinsi Konservasi. Sehingga dari prosentase jumlah HPH yang ada di Papua Barat akan dikurangi alokasinya untuk konservasi; Adanya pembatasan kayu bulat keluar dari Papua sehingga tercipta lapangan kerja di Papua Barat, meningkatkan nilai jual kayu bulat, meningkatkan pendapatan dari pajak hasil hutan. Diatur dalam Peraturan Gubernur No. 2 Tahun 2008; Peningkatan lapangan pekerjaan; Setiap IUPHHK wajib memiliki industri di papua barat, 23 IUPHHK yang punya industri hanya 9 unit; Kompensasi Masyarakat Hak Ulayat; Data 5 tahun terakhir produksi hasil hutan di papua barat hanya 30 %; serta Regulasi di bidang Kehutanan. Sedangkan pemaparan dari Direktorat Bina Iuran Kehutanan dan Peredaran Hasil Hutan (BIKPHH) dan Direktorat Bina Usaha Hutan Alam (BUHA) antara lain mengenai sasaran strategis BUHA 2010 – 2014 yang terdiri dari meningkatnya produksi (HHBK/Jasa Lingkungan) 5 % dan meningkatnya jumlah IUPHHK bersertifikat PHPL. Disampaikan pula beberapa kewajiban IUPHHK-HA yaitu Pembuatan PDKA, Tata batas areal kerja, Penyusunan RKU berbasis IHMB, Penilaian Kinerja (sertifikasi), Pengamanan Hutan dan C S R. Terkait sertifikasi PHPL & RKU/IHMB Prov. Papua Barat, menurut data BUK ada 23 unit IUPHHK-HA di Papua Barat, namun yang telah bersertifikat PHPL baru ada 6 IUPHHK, yaitu : PT. Hanurata, PT. Teluk Bintuni Mina Agro Karya (TBMAK), PT. Bintuni Utama Murni Wood Industries (BUMWI), PT. Wana Irian Perkasa, PT. Arfak Indra, dan PT. Yotefa Sarana Timber. Sedangkan IUPHHK yang telah memiliki RKU berbasis IHMB sebanyak 3 unit IUPHHK, yaitu : PT. Arfak Indra, PT. Bintuni Utama Murni Wood Industries (BUMWI), dan PT. Manokwari Mandiri Lestari (MML). Sekilas disampaikan dalam kesempatan ini materi tentang pelaksanaan SI-PUHH ONLINE dan hal-hal yang mempengaruhi pelaksanaannya. SI-PUHH On Line bertujuan antara lain : Untuk memberikan transparansi dan akuntabilitas serta profesionalisme pelaksanaan Penatausahaan Hasil Hutan (PUHH); Menurunkan biaya yang ditimbulkan akibat PUHH; Meningkatkan daya saing dalam perdagangan hasil hutan; Kementerian dan masyarakat (stakeholders) bisa memantau pergerakan kayu secara intens; Iuran kehutanan dapat lebih terjamin pelunasannya; Mendukung pelaksanaan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dalam rangka penelusuran kayu. Sedangkan hal-hal yang mempengaruhi pelaksanaan SI-PUHH On Line : Adanya Sinergi antara para pihak terkait Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Dinas Kehutanan Kabupaten/Kota, BPPHP Wilayah XVIII dan Unit Manajemen (UM) dalam pelaksanaan SI-PUHH Online; Adanya sumber daya manusia (SDM) yang terlatih khususnya dilevel petugas lapangan yang dapat menguasai teknologi terkait implementasi SI-PUHH Online; Pelaksanaan SI-PUHH Online direncanakan di TPn tetapi terkendala di Laporan Hasil Cruising (LHC) yang sangat diragukan kebenarannya; Kesulitan penomoran di TPn; dan Peralatan Handle Remote Capture (HRC) yang belum terpantau kondisinya berfungsi (bisa dipakai) atau rusak serta jumlahnya masih perlu dihitung sesuai dengan kebutuhan dilapangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, dengan narasumber oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Direktorat Bina Iuran Kehutanan dan Peredaran Hasil Hutan (BIKPHH) dan Direktorat Bina Usaha Hutan Alam (BUHA). Beberapa wakil perusahaan menyampaikan hal – hal yang menyangkut Peraturan Gubernur No. 2 Thn 2008 tentang pembatasan peredaran kayu bulat keluar provinsi, Peraturan Daerah khusus yang mengakomodir hak ulayat, pemanfaatan kayu limbah, pelaksanaan SIPUHH Online, dan pengesahan RKUPHHK terkait evaluasi IHMB.


Peringatan Hari Bhakti Rimbawan Ke – 29 Tahun 2012 Provinsi Papua Barat
Mengusung tema “Dengan semangat jiwa korsa rimbawan kita sukseskan gerakan penanaman pohon di Papua Barat”, peringatan hari bhakti rimbawan tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan dan mempererat jiwa korsa rimbawan yang ada di provinsi Papua Barat, serta meningkatkan rasa kepedulian rimbawan terhadap masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan telah berlangsung dari tanggal 1 Maret sampai dengan 16 Maret 2012. Rangkaian kegiatan dibuka dengan Apel Gabungan di Halaman BLK Manokawari pada tanggal 1 Maret 2012, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penanaman/penghijauan lingkungan di sepanjang jalan Yos Sudarso sampai dengan Jalan Makalauw dengan jumlah bibit 500 jenis pohon glodokan tiang. Selain itu juga diadakan pembagian bibit tanaman kepada masyarakat, kegiatan donor darah, dan pemberian santunan ke Yayasan SPGJ dan Hidayatullah. Peringatan hari bhakti rimbawan juga diramaikan dengan beberapa pertandingan dan perlombaan antara lain : Futsal Outdoor, Bola Voley, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Catur, Tarik Tambang, Gaple, Mewarnai/Melukis, Sepeda Santai “Fun Bike”, Lomba Memasak Nusantara, dan Lomba Vocal Group Lagu – Lagu bertema lingkungan hidup. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh rimbawan lingkup daerah Provinsi Papua Barat yang terdiri dari UPT Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Dinas Kehutanan Kabupaten Manokwari, dan Mitra Kerja. Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam kejuaraan tahun ini. Sebagai penutup diselenggarakan Upacara Puncak hari Bakti Rimbawan ke-29 provinsi Papua Barat pada hari jumat tanggal 16 Maret 2012 jam 08.00 WIT bertempat di halaman Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan (SMKK) Manokwari, dengan pembina Sekda Provinsi Papua Barat Ir. M.L. Rumadas.


Sosialisasi Peraturan/Kebijakan Menteri Kehutanan, PHAPL, SVLK, DAN SI-PUHH ON-LINE
Bertempat di Billy Jaya Hotel Manokwari, selama sehari peserta yang terdiri dari Dinas Kehutanan, Pemegang Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan lingkup provinsi Papua Barat, dan LSM mendapatkan materi berupa peraturan/kebijakan PHAPL, SVLK, DAN SI-PUHH ONLINE. Hadir dalam acara ini sekaligus memberikan arahan dan materi, Direktur Bina Iuran Kehutanan dan Peredaran Hasil Hutan Ir. Listya Kusumawardhani, M.Sc. , Direktur Bina Usaha Hutan Alam Ir. M. Awriya Ibrahin, M.Sc. , dan Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Propinsi Papua Barat juga menyampaikan materi pengantar tentang Kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat Menuju Pengelolaan Hutan Lestari Yang Berpihak Kepada Masyarakat.Berdasarkan pemaparan materi kebijakan Pemerintah Propinsi Papua Barat, Direktur BIKPHH, Direktur BUHA, Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan serta diskusi peserta, beberapa hal penting yang dihasilkan adalah sebagai berikut : 1) Pembatasan pengiriman kayu bulat keluar provinsi Papua Barat yang telah berakhir tahun 2012 masih dapat dilakukan dengan dispensasi Gubernur provinsi Papua Barat sampai dengan 31 Desember 2012; 2) Pembagian kompensasi hak ulayat di klasifikasi menjadi jenis kayu merbau Rp 150.000/m3 dan jenis lain - lain Rp 50.000/m3; 3) Berdasarkan komitmen seluruh kepala dinas hehutanan provinsi, maka RKU berbasis IHMB sudah dilaksanakan sehingga IUPHHK-HA yang belum melaksanakan IHMB dapat diberikan RKT dengan jatah tebang tahunan 0 %; 4) Pelaporan dan kewajiban wajib bayar, agar disetor/dibayarkan sesuai ketentuan, mengingat target penerimaan PNBP sektor kehutanan kurang lebih 4 Trilyun, dengan memperhatikan Permenhut no. P.18/Menhut-II/2007; 5) Ganti rugi nilai tegakan dari IPK yang berada pada masa transisi tetap dilunasi; 6) Terhadap materi SVLK, PHPL, dan SI-PUHH online agar memperhatikan : Tanda V-legal harus diterapkan pada kayu yang sudah mendapat SVLK dengan ketentuan 1 tahun untuk industri primer dan 2 tahun untuk industri lanjutan serta SI-RPBBI online untuk industri kapasitas di atas 2.000 m3/thn diberlakukan mulai 1 januari 2013.


Partisipasi BPPHP Wilayah XVIII dalam Pameran Konservasi Balai Besar Taman Nasional Teluk
Manokwari, 2012. Selama tiga hari BPPHP Wilayah XVIII berpartisipasi aktif dalam kegiatan pameran konservasi yang diselenggarakan oleh Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (BBTNTC).Acara dilaksanakan di pelataran parkir BBTNTC dari tanggal 16 sampai dengan 18 Oktober 2012. Pengunjung pameran yang berasal dari kalangan siswa siswi SD, SMP, dan SMA di kota Manokwari terlihat antusias mengunjungi beberapa stan yang ada. Tak terkecuali, stan BPPHP yang dalam kesempatan tersebut menampilkan beberapa preparat jenis kayu, peralatan pengukuran dan pengujian, serta kumpulan peraturan yang berhubungan dengan penatausahaan hasil hutan. Beberapa pertanyaan terlontar dari keceriaan siswa siswi yang berkunjung, diantaranya ‘fungsi alat pengukuran, bagaimana cara menggunakan, dan beberapa asyik dengan memperhatikan preparat kayu yang baru mereka ketahui beragam jenisnya’. Keikutsertaan BPPHP dalam pameran kali ini antara lain dimaksudkan untuk mengembangkan ilmu dan wawasan seputar penatausahaan hasil hutan bagi para generasi muda, siswa siswi sekolah agar mengetahui bagaimana pengelolaan hutan produksi di indonesia dan tetap menanamkan pentingnya aspek kelestarian hutan.


Update Data Ganis dan Wasganis Lingkup BPPHP Wilayah XVIII Manokwari Tahun 2012
Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi Wilayah XVIII Manokwari sebagai Unit Pelaksana Teknis menjalankan tugas dan fungsi sertifikasi tenaga teknis dalam pengelolaan hutan produksi lestari.


Pembinaan Pegawai BPPHP Wilayah XVIII Manokwari
Bertempat di SP 2 Prafi dengan nuansa pedesaan, kegiatan ini diikuti oleh pegawai beserta keluarga. Selain pembinaan oleh Kepala Balai Ir. Herdy Kusmartono, kegiatan juga diselingi dengan berbagai acara menarik lainnya seperti Arisan, Mancing Mania di kolam, foto bersama, dan tentu saja makan siang bersama. Pembinaan pegawai selain bertujuan untuk memberikan pengarahan juga sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi keluarga besar BPPHP 18, sehingga terjalin semangat kebersamaan. Tantangan ke depan, seluruh pegawai semakin dituntut untuk meningkatkan kedisiplinan demi menunjang kinerja baik individu maupun instansi. Hal tersebut tentu saja membutuhkan pemahaman dan dukungan dari keluarga masing-masing pegawai. Selamat bekerja kawan, salam kompak selalu !


Penyegaran WasGanisPHPL dan GanisPHPL Lingkup BPPHP XVIIII Manokwari
Bertempat di Billy Jaya Hotel Manokwari, selama tiga hari mulai tanggal 26 sampai dengan 28 Februari 2013, kegiatan penyegaran tersebut terbagi menjadi dua kelas dengan peserta masing-masing kelas sebanyak 30 orang. Peserta WasGanisPHPL berasal dari dinas kehutanan kabupaten/kota se provinsi Papua Barat, sedangkan peserta GanisPHPL berasal dari unit manajemen IUPHHK / IPK se provinsi Papua Barat. Salah satu tujuan dari kegiatan penyegaran adalah untuk mengingatkan kembali materi sesuai kualifikasi PHPL, dan sebagai syarat dalam pengajuan perpanjangan kartu GanisPHPL maupun WasGanisPHPL. BPPHP sebagai instansi yang berwenang dalam sertifikasi tenaga teknis bidang PHPL berusaha untuk mengakomodir kebutuhan tersebut, dan disambut baik dengan kerjasama yang nyata dari berbagai pihak termasuk instansi dinas kehutanan kabupaten/kota dan unit manejemen sebagai peserta kegiatan. Dengan demikian, kegiatan bisa berjalan sesuai rencana dan menghasilkan tenaga teknis yang lebih segar, siap dalam menghadapi tantangan dalam pengelolaan hutan produksi lestari yang jauh lebih berat ke masa yang akan datang.


Peringatan Hari Bhakti Rimbawan Ke-30 Provinsi Papua Barat
Rimbawan yang terdiri dari instansi kehutanan Pusat, Dinas Kehutanan Provinsi, Dinas Kehutanan Kabupaten, Fakultas Kehutanan UNIPA, dan Mitra Kerja Kehutanan bersama-sama ikut serta dalam rangkaian kegiatan yang mulai dilaksanakan awal Maret lalu. Beberapa lomba yang berhasil dilaksanakan tidak jauh berbeda dari tahun - tahun sebelumnya yaitu futsal, badminton, tenis, bola voli, catur, dan tarik tambang. Selain itu ada kegiatan yang melibatkan seluruh keluarga rimbawan berupa jalan sehat dengan doorprize yang menarik. Lomba khusus anak pun tidak lupa digelar yang meliputi lomba mewarnai, menggambar, makan kerupuk, dan lari kelereng. Lomba memasak dengan peserta bapak - bapak semakin memeriahkan peringatan hari rimbawan tahun ini. Tidak ketinggalan kegiatan sosial berupa donor darah dan bakti sosial juga menarik antusias para rimbawan yang turut berperan serta. Kegiatan dibidang kehutanan yang dilakukan berupa penanaman mangrove di pantai sekitar BLK Manokwari. Puncak peringatan hari Bhakti Rimbawan lingkup provinsi Papua Barat diadakan pada tanggal 18 Maret 2013 di lapangan SMKK Manokwari dengan penyelenggaraan Upacara, ramah tamah dan penyerahan hadiah pemenang lomba. Untuk tahun ini Balai Penelitian Kehutanan Manokwari berhasil merebut juara umum yang sebelumnya dipegang oleh Balai Besar TNTC. Dengan tema "Memperkokoh jiwa korsa rimbawan dalam mewujudkan pelayanan prima" para rimbawan khususnya di provinsi Papua Barat diharapkan mampu memenuhi tantangan kehutanan ke depan dengan pelayanan prima kepada segenap masyarakat.


Sosialisasi Peraturan/Kebijakan bidang Bina Usaha Kehutanan Tahun 2013
Bertempat di Billy Jaya Hotel pada tanggal 6 Desember 2013, Peserta adalah dinas kabupaten/kota dan unit manajemen lingkup provinsi Papua Barat. Materi disampaikan oleh Ir. Hendrik Runaweri selaku kepala dinas kehutanan provinsi Papua Barat, dan Ir. Marthen Ramma, Kepala BPPHP Wilayah XVIII Manokwari. Selain menyampaikan sosialisasi peraturan terbaru, dalam kesempatan ini juga kembali disampaikan beberapa peraturan / kebijakan terdahulu yang masih berlaku. Hal ini berguna untuk menyegarkan kembali pemahaman para peserta terhadap peraturan / kebijakan tersebut.

 
TIM KAMI
 
LINK WEBSITE
Dinas Provinsi
PUSAT DIKLAT KEHUTANAN
LINK APLIKASI
SIM DIKLAT